Tulisan Berjalan

Marilah Kita selalu Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kita Kepada Allah SWT

Thursday, September 7, 2017

URGENSI MAHASISWA DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM DERADIKALISASI PAHAM RADIKAL

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Negara Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga penduduknya menempati wilayah yang berbeda-beda. Kondisi ini yang mendasari Indonesia disebut sebagai negara yang majemuk baik dari sisi etnisitas maupun budaya serta agama dan kepercayaannya (Mulyana dan Jalaluddin, 1990). Adanya perbedaan  dalam kehidupan masyarakat sesungguhnya membuat kehidupan masyarakat itu dinamis, penuh warna, tidak membosankan, dan menciptakan yang satu dengan lainnya saling melengkapi dan saling membutuhkan. Dengan kata lain pluralitas memperkaya kehidupan dan menjadi esensi kehidupan masyarakat sehingga tindakan untuk menolak ataupun menghilangkan adanya pluralitas, pada hakekatnya menolak esensi kehidupan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan berbagai macam prasangka negatif antar individu dan kelompok masyarakat yang akhirnya dapat merenggangkan ikatan solidaritas sosial dan sering mengakibatkan terjadinya konflik (Mulyana dan Jalaluddin, 1990) .
PERAN KUA DALAM MENANGANI PAHAM KEAGAMAAN YANG MENYIMPANG, INTOLERANSI DAN RADIKALISME PADA
TINGKAT KECAMATAN.


CONTOH KARYA TULIS ILMIAH

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Negara Indonesia merupakan negara yang majemuk[1] baik dari sisi etnisitas maupun budaya serta agama dan kepercayaannya. Adanya perbedaan  dalam kehidupan masyarakat sesungguhnya membuat kehidupan masyarakat itu dinamis, penuh warna, tidak membosankan, dan membuat antara yang satu dengan lainnya saling melengkapi dan saling membutuhkan. Dengan kata lain pluralitas memperkaya kehidupan dan menjadi esensi kehidupan masyarakat sehingga tindakan untuk menolak ataupun menghilangkan adanya pluralitas, pada hakekatnya menolak esensi kehidupan[2]. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan berbagai macam prasangka negatif antar individu dan kelompok masyarakat yang akhirnya dapat merenggangkan ikatan solidaritas sosial dan sering mengakibatkan terjadinya konflik[3].

Tuesday, September 5, 2017

Contoh Proposal IAIN Kendari

Makalah The Simbolic Frame Chapter 12-14


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bingkai simbolik fokus pada bagaimana manusia memahami kekacauan, dunia ambigu di mana mereka tinggal. Arti, keyakinan, dan iman adalah pusat kekhawatiran. Makna tidak diberikan kepada kita; kita harus menciptakannya. Misalnya, banyak orang yang menghormati bendera Amerika dan banyak pula orang lain yang membakarnya. Secara simbolis bendera merupakan lambang kekuatan dua kelompok, tapi untuk alasan yang berbeda. Ini merupakan patriotisme untuk satu kelompok, penindasan atau imperialisme untuk yang lain. Simbol adalah dasar pembangunan kompleks dari sistem makna, atau budaya tempat kita tinggal. Kami mengalami cara hidup yang sama dengan cara hidup ikan di air. Cara budaya kita sering terlihat oleh kita sendiri, karena kita melihat mereka hanya sebagai salah satu cara tidak seharusnya. Tapi kita bisa menunjukkan rasa muak dan ngeri dengan budaya asing atau yang memusuhi kita sendiri. Pertimbangkan kata-kata berikut dari instruksi seorang Al Qaeda yang ditangkap di Eropa:

PERANAN FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN ILMU MANAJEMEN PENDIDIKAN


A.    Pendahuluan
Pengkajian dan pembahasan tentang filsafat manajemen, menjadi bagian yang integral dengan sejarah perkembangan filsafat. Filsafat mempunyai sumbangan yang sangat besar terhadap segala perkembangan ilmu pengetahuan. Mengawali pembahasan tentang filsafat, penulis ingin menyampaikan apa yang telah dikemukakan oleh Descartes tentang filsafat, bahwa; Hanya filsafat yang membedakan kita dengan orang-orang primitif dan Barbar. Kebudayaan dan peradaban suatu bangsa diukur dengan ukuran tersebarnya filsafat yang benar di kalangan mereka. Karenanya, nikmat Tuhan yang paling besar bagi suatu bangsa adalah ketika Tuhan memberikan mereka para filsuf yang sejati (Andreas Putra, 2015: 1).